Skip to main content

Posts

Featured

Mimpi

9 Agustus 2018 10.22 AM Minggu lalu, tepatnya Rabu subuh, saya sempat mimpi Mama 'pergi' karena gagal operasi. Dalam mimpi itu, saya masih sempat memeluk dia dan melihat senyumnya yang dulu. Sesudahnya, saya menangis histeris. Tapi tak lama kemudian, saya terbangun. Jujur, saya bingung harus bagaimana bersikap saat itu. Oleh karenanya, saya meminta pendapat orang-orang terdekat, termasuk sama Ci Nancy, hipnoterapis pertama saya. Dia mengatakan, "Jadikan ini sebagai warning , tapi bukan sebagai kenyataan sebenarnya." Sejarahnya, saya pernah dua kali memimpikan keluarga saya yang akhirnya berujung pada titik akhir sesungguhnya. Jadi, sumpah, saya nggak ingin terulang lagi. Jarak waktunya dua hari setelah mimpi. Tapi sampai detik ini, semuanya aman. Meski memang kegelisahan Mama masih nampak jelas.

Latest Posts

Memendam Emosi

Titik Terang

Dijerat 'Tali Keluarga'

Disconnected